Tata laksana diet kekurangan energi protein berat

Kekurangan Energi Protein

Faktor penyebab langsung terjadinya kekurangan gizi adalah ketidakseimbangan gizi dalam makanan yang dikonsumsi dan terjangkitnya penyakit infeksi. Jakarta, Agustus 2.

Ditandai dengan status gizi sangat kurus menurut BB terhadap TB danatau hasil pemeriksaan klinis menunjukkan gejala marasmus, kwashiorkor atau marasmik kwashiorkor.

Makalah Kurang Energi Protein

Hidup di negara dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, keadaan sosial dan politik tidak stabil, ataupun adanya pantangan untuk menggunakan makanan tertentu dan sudah berlansung turun- turun dapat menjadi hal yang menyebabkan terjadinya kwashiorkor.

Pandangan mata sayu 4. Rendahnya ketahanan pangan rumah tangga, pola asuh anak yang tidak memadai, kurangnya sanitasi lingkungan serta pelayanan kesehatan yang tidak memadai merupakan tiga faktor yang saling berhubungan.

Faktor infeksi dan penyakit lain Telah lama diketahui bahwa adanya interaksi sinergis antara MEP dan infeksi.

Makanan diberikan dalam porsi kecil dan sering, adalah kali sehari tiap jam. Penderita marasmus berat akan menunjukkan perubahan mental, bahkan hilang kesadaran. Walaupun anemia biasa terjadi, jangan tergesa- gesa memberikan preparat besi Fe. Penderita kurang gizi stadium ringan, contohnya, diatasi dengan perbaikan gizi.

Bila ada, berikan ASI. Pemberian kapsul vitamin A e. Untuk mengetahui klasifikasi kekurangan energi protein. Marasmus Marasmus ialah suatu bentuk kurang kalori-protein yang berat. Defisit protein akan mengakibatkan peningkatan katabolisme lemak dan protein cadangan sehingga jika terjadi berulang akan mengalami kehilangan cadangan selain itu akan mnegakibatkan defisiensi asam amino esensial dan berdampak pada gangguan sintesis sel, gangguan sistesis sel akan berakibat pada gangguan perkembangan motorik dan social mental dan gangguan perkembangan fisik serta adanya gangguan pada sintesis sel darah merah yang akhirnya menyebabkan terjadinya anemia dan gangguan imunitas sehingga anak akan mudah terserang penyakit infeksi seperti diare, bronchitis dan bronkopnumonia.

Sedangkan penyebab mendasar atau akar masalah gizi di atas adalah terjadinya krisis ekonomi, politik dan sosial termasuk bencana alam, yang mempengaruhi ketidak-seimbangan antara asupan makanan dan adanya penyakit infeksi, yang pada akhirnya mempengaruhi status gizi balita Soekirman, Sumber Zn: Apabila berat badan menurut umur sesuai dengan standar, anak disebut gizi baik.

There is truly something for everyone! Namun, biasanya akan meninggalkan sisa gejala kelainan fisik yang permanen dan akan muncul masalah intelegensia di kemudian hari. Kulit keriput,jaringan lemak subkutis sangat sedikit sampai tidak ada pakai celana longgar 5.

Setidaknya, ada 4 faktor yang melatarbelakangi KEP, yaitu: Beberapa ciri lain yang menyertai diantaranya: Sumber Kalium: Nasehat pada orang tua untuk: Bisa menyebabkan kematian bila tidak dirawat secara intensif.

Sejalan dengan pengobatan penyakit penyerta maupun infeksinya, status gizi anak tersebut terus diperbaiki hingga sembuh. Penyebab secara tidak langung gizi kurang yaitu persedian pangan di rumah tangga yang kurang, pola asuh anak yang kurang memadai, sanitasi kesehatan lingkungan yang kurang baik dan akses pelayanan kesehatan yang terbatas.

Gizi buruk adalah bentuk terparah dari proses terjadinya kekurangan gizi menahun. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah terjadinya gizi buruk pada anak: Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kekurangan energi protein. Etiologi Penyebab terjadinya kwashiorkor adalah inadekuatnya intake protein yang berlansung kronis.

Terjadinya KEP bermula dari kondisi status social ekonomi rendah, pengetahuan kurang asupan kurang, adanya penyakit dan sistem dukungan social yang tidak memadai. KCl, sesuai dengan kebutuhan, diberikan bila ada hipokalemia.

Otot dapat mempergunakan asam lemak dan keton bodies sebagai sumber energi kalau kekurangan makanan ini berjalan menahun. Kwasiorkor dapat ditemukan pada anak-anak yang setelah mendapatkan ASI dalam jangka waktu lama, kemudian disapih dan langsung diberikan makan seperti anggota keluarga yang lain.

Prinsip pada pemberian makanan pada fase stabilisasi:12/4/ · Patofisiologi KEP adalah definisi primer karena kesalahan diet, kekurangan energi protein yang bernilai biologis tinggi baik bersama ataupunterpisah. Sedangkan definisi sekunder disebabkan oleh faktor-faktor yang mengganggu intake, digesti, absorbsi, metabolisme makanan sehingga zat yang dimakan oleh tubuh adekuat.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Kekurangan Energi Protein adalah keadaan kurang gizi yang dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu konsumsi energi dan protein kurang dan gangguan kesehatan. Klasifikasi Kekurangan Energi Protein Penentuan prevalensi. 2) Energi: – kkal/kg bb/hari. 3) Protein: 4–6 gr/kgbb/hari.

4) Bila anak masih mendapat ASI, teruskan ASI, ditambah dengan makanan formula karena energi dan protein ASI tidak akan mencukupi untuk tumbuh kejar.

5) Secara perlahan diperkenalkan makanan keluarga. 8. Lakukan penanggulangan kekurangan zat gizi mikroAuthor: Sara Jatnika. Tata laksana Nutrisi pada Bayi Berat Lahir Tata laksana were observed in the infants who received the enriched diet.

There were no differences in vomiting, posseting, or bowel habit between. Anak Ii_askep Kekurangan Energi Protein (Kep) KEKURANGANFull description. BAB II PEMBAHASAN II.7 Tata Laksana Diet pada KEP Berat/ Gizi Buruk 1.

Tingkat Rumah Tangga a. Ibu memberikan aneka ragam makanan dalam porsi kecil dan sering kepada anak sesuai dengan kebutuhan b. Teruskan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun elbfrollein.com: Memancing Kerusuhan.

1/4/ · GIZI BURUK adalah keadaan kekurangan energi dan protein (KEP) tingkat berat akibat kurang mengkonsumsi makanan yang bergizi dan atau menderita sakit dalam waktu lama. Ditandai dengan status gizi sangat kurus (menurut BB terhadap TB) dan atau hasil pemeriksaan klinis menunjukkan gejala marasmus, kwashiorkor atau marasmik kwashiorkor.

Tata laksana diet kekurangan energi protein berat
Rated 5/5 based on 53 review